1. D-III Fisioterapi
Gelar: Ahli Madya Fisioterapi (A.Md.Ft.)
Program Studi Diploma Tiga (D3) Fisioterapi merupakan program pendidikan vokasi yang dirancang untuk menghasilkan tenaga fisioterapi terampil, kompeten, serta memiliki integritas profesional dalam pelayanan kesehatan. Pendidikan difokuskan pada penguasaan keterampilan klinis melalui pembelajaran praktik yang terstruktur dan terstandar.
Kurikulum disusun berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan standar kompetensi fisioterapi, dengan penekanan pada kemampuan asesmen, penetapan rencana intervensi, pelaksanaan terapi, serta evaluasi hasil tindakan fisioterapi pada berbagai gangguan sistem gerak dan fungsi tubuh.
Kompetensi Lulusan
Lulusan memiliki kemampuan untuk:
- Melaksanakan pelayanan fisioterapi sesuai standar prosedur operasional
- Melakukan pemeriksaan dan evaluasi dasar gangguan gerak dan fungsi
- Memberikan intervensi fisioterapi secara tepat dan aman
- Menerapkan prinsip etika dan keselamatan pasien dalam praktik
Prospek Karier
Lulusan dapat berperan sebagai tenaga fisioterapi di rumah sakit, klinik, pusat rehabilitasi medik, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, serta bidang olahraga dan kebugaran.
2. S-1 Fisioterapi
Gelar: Sarjana Fisioterapi (S.Ft.)
Program Studi Sarjana (S1) Fisioterapi bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan profesional dalam pengembangan ilmu serta praktik fisioterapi. Pendidikan menekankan integrasi antara ilmu biomedik, ilmu gerak manusia, terapi manual, teknologi fisioterapi, dan pendekatan berbasis bukti (evidence-based practice).
Proses pembelajaran dirancang untuk membentuk kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan klinis yang komprehensif melalui perkuliahan, praktikum laboratorium, praktik klinik, dan kegiatan penelitian.
Kompetensi Lulusan
Lulusan mampu:
- Melakukan analisis mendalam terhadap gangguan gerak dan fungsi
- Merancang dan mengevaluasi program intervensi fisioterapi berbasis ilmiah
- Melaksanakan penelitian sederhana di bidang fisioterapi
- Berkontribusi dalam pengembangan pelayanan rehabilitasi
Prospek Karier
Lulusan dapat melanjutkan ke Program Profesi Fisioterapi, bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan, institusi olahraga, pusat rehabilitasi, maupun berperan dalam kegiatan penelitian dan pengembangan.
3. Profesi Fisioterapi
Gelar: Fisioterapis (Ft.)
Program Profesi Fisioterapi merupakan pendidikan lanjutan yang ditempuh setelah menyelesaikan Program Sarjana Fisioterapi. Program ini bertujuan menghasilkan fisioterapis profesional yang kompeten, mandiri, serta mampu memberikan pelayanan sesuai standar praktik dan regulasi yang berlaku.
Pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk praktik klinik terintegrasi di berbagai bidang pelayanan fisioterapi, meliputi muskuloskeletal, neurologi, kardiorespirasi, pediatri, dan geriatri, dengan pendampingan pembimbing klinik yang berkompeten.
Kompetensi Lulusan
Lulusan Program Profesi Fisioterapi memiliki kemampuan untuk:
- Melaksanakan pelayanan fisioterapi secara komprehensif dan mandiri
- Mengambil keputusan klinis secara profesional
- Menerapkan prinsip etika, hukum, dan keselamatan pasien
- Berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan
Lulusan berhak menyandang gelar Fisioterapis (Ft.) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
Gelar: Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan (S.Tr.T.R.)
Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknologi Radiologi Pencitraan diselenggarakan untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang radiologi diagnostik yang kompeten dalam pengoperasian peralatan pencitraan medis serta penerapan prinsip keselamatan radiasi.
Kurikulum dirancang secara aplikatif dan berbasis kompetensi, mencakup ilmu dasar kedokteran, fisika radiasi, teknik pencitraan, proteksi radiasi, manajemen instalasi radiologi, serta praktik klinik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kompetensi Lulusan
Lulusan memiliki kemampuan untuk:
- Mengoperasikan peralatan radiologi diagnostik secara tepat dan aman
- Menerapkan prinsip proteksi dan keselamatan radiasi
- Melakukan evaluasi kualitas hasil pencitraan medis
- Berkontribusi dalam manajemen pelayanan radiologi
Prospek Karier
Lulusan dapat berkarier sebagai radiografer atau tenaga teknis radiologi di rumah sakit, klinik, pusat diagnostik, serta institusi pelayanan kesehatan lainnya.
