Description

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Memaksimalkan kemampuan mahasiswa, STIKes Siti Hajar Medan, mengadakan praktik kerja lapangan pada semester enam. Selama enam hingga tujuh bulan mahasiswa akan ditempatkan di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan kampus untuk melatih kemampuan mereka. Beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan kampus yaitu RSUP H Adam Malik, RSU Pringadi Medan, RS Orthopedi Surakarta, RS Stroke Nasional Bukit Tinggi, dan RS Djamil Padang. Sebelum diterjunkan mengikuti praktik lapangan, mahasiswa sebelumnya akan dilatih terlebih dahulu di kampus. Seperti melakukan terapi, massage, memahami anatomi tubuh dan sebagainya. “Dengan pembekalan ini mahasiswa kita tidak pernah menganggur. Mereka langsung mendapatkan pekerjaan begitu lulus. Hal ini dikarenakan memang kemampuan mereka sudah ada dan kebutuhan akan tenaga kerja ini cukup tinggi,” ujar Wakil Ketua STIKes Siti Hajar Medan, Sulaiman, Kamis (9/7/2015). Kebutuhan yang tinggi ini ia katakan menjadi dasar kampus membuka program S1 mulai tahun ajaran 2015/2016. Di Sumut ia katakana jurusan S1 Fisioterapi masih sangat jarang. Apalagi memang banyak mahasiswa yang membutuhkan jurusan S1 untuk melanjutkan pendidikannya. Untuk lapangan pekerjaannya, Fisioterapi mempunyai ruang lingkup pekerjaan yang luas, mulai dari preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Tidak ada batasan usia dan jenis kelamin yang dapat ditangani oleh Fisioterapi. Jadi nantinya pekerjaan Fisioterapis tidak hanya di rumah sakit saja. Fisioterapis juga bisa menjadi seorang fitness instruktur yang handal, Fisioterapis bisa menjadi dosen atau tenaga pengajar, Fisioterapis bisa bekerja di spa atau wellness center, Fisioterapis menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah tim olahraga, klinik tumbuh kembang, sekolah kebutuhan khusus dan Fisioterapi juga dapat melakukan praktek mandiri.   Selengkapnya : http://medan.tribunnews.com/2015/07/09/lulus-mahasiswa-stikes-siti-hajar-langsung-dapat-kerja