Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Anggota Rumah Tangga

Fruit and Vegetable Consumption Behavior on Member of Family

  • Fatra Kurniawan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Keywords: Konsumsi, Buah dan Sayur, Anggota Rumah Tangga

Abstract

Kurangnya perilaku konsumsi buah dan sayur dapat merugikan kesehatan sehingga mengalami kekurangan nutrisi seperti vitamin, minareal, serat dan zat gizi lainnya yang berisiko terhadap penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur pada anggota rumah tangga di Desa Sukau Datang Kecamatan Lebong Sakti Kabupaten Lebong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain study cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 252 anggota rumah tangga yang diperoleh secara simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan frekuensi anggota rumah tangga yang perilaku konsumsi buah dan sayurnya kurang dibawah 5 porsi sehari dalam seminggu sebesar 72,6%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur pada anggota rumah tangga adalah ketersediaan buah dan sayur, harga dan faktor yang memiliki hubungan paling kuat adalah variabel keberadaan makanan khas lokal. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan secara signifikan dalam penelitian ini yaitu umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap dan jumlah anggota keluarga.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementrian Kesehatan RI. 2014. Laporan hasil Riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2013. Jakarta : Badan penelitian dan pengembangan kesehatan Depkes RI.

Kementrian Kesehatan RI. 2017. Data dan informasi Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta : Pusat dan data informasi Kemkes RI

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong. 2015. Profil Kesehatan Kabupaten Lebong tahun 2015. Lebong: Bidang bina program.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. 2015. Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu. Bengkulu : Penelitian dan informasi kesehatan Bengkulu

Dinkes. 2014. Riset kesehatan dasar Provinsi bengkulu Tahun 2013. Bengkulu : Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.

Rita, E. 2012. Preferensi konsumen terhadap pangan sumber karbohidrat non-beras. Skripsi: IPB Departemen gizi masyarakat, fakultas ekologi manusia

Siregar. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif : Dilengkapi perbandingan perhitungan manual dan SPSS. Jakarta :Prenadamedia Group.

Ariani, M dan Haryono. 2014. Memperkuat Daya saing Pangan Nusantara. Buku. Memperkuat Daya saing produk Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. IAARD Press.

Farisa, Soraya. (2012). Hubungan sikap, pengetahuan, ketersediaan dan keterpaparan media massa dengan kensusmi buah dan sayur pada masyarakat. tesis. Universitas Indonesia.

Candrawati, Wiarsih, Sikihananto. 2014. Ketersediaan buah dan sayur dalam keluarga sebagai strategi intervensi peningkatan konsumsi buah dan sayur anak usia prasekolah. Jakarta : Jurnal care vol 2.

Wulansari, Natalia Dessy. 2010. Konsumsi preferensi buah dan sayur pada remaja SMA dengan status sosial ekonomi yang berbeda di Bogor. Bogor:IPB

Pratiwi, wulan. 2012. Analisis hubungan pengetahuan gizi, sikap dan preferensi dengan kebiasaan makan sayuran ibu rumah tangga di perkotaan dan pedesaan bogor. Skripsi. Bogor. IPB.

Rita, E. 2012. Preferensi konsumen terhadap pangan sumber karbohidrat non-beras. Skripsi: IPB Departemen gizi masyarakat, fakultas ekologi manusia

Roos, EB et.al. 2009. Household aducational level as a determinant of consumption of raw among male and female ado lescents. Journal of American Health foundation and Academic press

Published
2019-06-10
How to Cite
Kurniawan, F. (2019). Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Anggota Rumah Tangga. Journal of Health Science and Physiotherapy, 1(2), 52-60. https://doi.org/10.25311/jhsp.v1i2.8